Dear all Bandung lovers…
Sebagaimana kita ketahui, semakin hari, terutama dipercepat dengan kondisi hujan yang sering terjadi akhir-akhir ini dengan intensitas tinggi, ditambah sistem drainase yang kurang baik, maka air muka tanah banyak mengalir di permukaan jalan.
Sudah sama-sama difahami bahwa musuh utama lapisan aspal adalah air. Akan tetapi rupanya sang ‘musuh’ ini belum mendapatkan ‘kawan baik’ yaitu saluran drainase yang baik sehingga dengan semena-mena menggerus permukaan jalan…
Kondisi ini diperparah dengan tindakan yang tidak atau kurang tanggap, atau kurang memadai dari instansi yang berwenang sehingga lubang-lubang banyak terdapat di jalan-jalan di Kota Bandung…
Seorang kawan bahkan sempat menyaksikan sendiri bagaimana seorang pengendara motor T***R tiba-tiba ‘menghilang’ dari jalan, karena dia tidak dapat membedakan mana jalan dan mana selokan, sehingga tanpa disadarinya motornya terperosok ke dalam selokan tadi…
Kemacetan yang semakin banyak terjadi di beberapa titik, salah satu penyebabnya juga adalah karena terdapatnya banyak lubang tadi. Karena lubang-lubang tersebut, kendaraan mau tidak mau harus memperlambat jalannya sambil memilih-milih supaya tidak kandas. Alhasil, karena padatnya arus kendaraan di Kota Bandung, antrian kendaraan di beberapa ruas jalan semakin tidak dapat dihindari…
Terus, gimana dong? tanya kawan saya…..
Memang betul, tidak boleh hanya berhenti di titik melihat fenomena yang ada sekarang… harus terus berupaya untuk memperbaiki keadaan….
Jadi? ya, betulin dong jalannya, kan kita selama ini bayar pajak… beli T** B***L aja kena PPN kok… masa’ urusan jalan bolong begitu dibiarin lama banget gak kelar-kelar….